Kita Yang Kembali Menjadi Aku & Kamu

Mungkin setahun yang lalu, mimpi demi mimpi kita ukir bersama. Namun ada satu hal yang luput dari perhitungan. rencana akan tetap membeku menjadi sekadar rencana tanpa adanya usaha. Akhirnya, kita memilih usai, bahkan sebelum benar-benar memulai. Angan yang pernah kita bangun perlahan menguap menjadi khayalan. Impian yang dulu kita dambakan kini menyusut, hanya menyisakan jejak […]

Keping Rasa

Seperti bunga yang mekar anggun di pelataran sunyi, begitulah caraku mengagumimu. Diam. Mencintaimu tanpa bising suara. Sebab aku tahu betul, hati tak pernah punya kuasa untuk memilih ke mana ia harus jatuh dan menetap. *** Ternyata, pelarian paling melelahkan adalah saat berusaha sembunyi dari isi kepala sendiri. Aku bisa dengan mudah menutup rapat pintu dari […]

Merelakan Dalam Kesunyian

Sebagian orang mungkin menganggapmu sebagai masa lalu yang sudah selesai. Tapi bagiku, kamu adalah hari ini. sebuah momen yang selalu kunantikan keberadaannya. Bayangmu masih saja menetap tanpa kenal waktu. Otakku seolah dipaksa memutar ulang pita memori tentang kita. Mulai dari riuhnya liburan bersama, pusingnya memecah kepala demi tugas wawancara, hingga rutinitas sederhana bertukar cerita setiap […]

Untukmu Yang Telah Pergi

Tidak semua kenangan itu buruk. Beberapa di antaranya menyimpan cerita yang diam-diam terus hidup. Dan kini, kilasan memori itu kembali datang. Sebuah cerita yang dulu kukira bakal punya bab lanjutan. Tapi nyatanya, hari itu justru menjadi perpisahan yang tak pernah kita ucapkan. Kamu mungkin cuma mampir untuk mengisi beberapa episode singkat di hidupku. Tapi buatku, […]

Antara Amin & Astungkara

Visualisasi “Tuhan Kita Beda”; Harmoni dalam doa yang mengudara. (Ilustrasi: AI/Redaksi Pena Pustaka) Basuh wudhuku yang mendinginkan, takkan mampu menyatu dengan percik tirtamu. Menyatukan kita; bagai merengkuh bayang, kemustahilan yang menyesakkan. Tuhanmu adalah Tuhanmu, dan Tuhanku adalah Tuhanku. Tanganmu menangkup merapal Astungkara, sementara tengadahku berbisik Aamiin. Dua doa yang mengudara, namun tak sudi bertaut di […]

Fatamorgana Kehidupan

Seperti tanah yang terus-menerus dihantam derasnya air hujan, begitu pula hidupku dahulu. Tak secercah pun cahaya yang mampu kutemukan dalam kegelapan, hingga saat itu tiba, saat yang kupikir akan membebaskanku dari hantaman derita. Namun bayangan tak seindah kenyataan. Keluar dari fase kanak-kanak yang bagiku laksana neraka, ternyata dunia luar jauh lebih kejam dari yang kubayangkan. […]

Kenapa?

Sekarang kau sudah tahu, bukan? Bagaimana rasanya menjadi dewasa. Berat, kan? Seperti beban tak kasat mata yang perlahan menumpuk Di kedua pundakmu yang masih belajar untuk tegap. Semakin kau melangkah dewasa Semakin dalam jejak yang harus kau tinggalkan. Capek? Sudahkah kau mengenal lelah yang sesungguhnya? Dulu, saat PR sekolah menghampiri Kau mengeluh dengan bibir mengerucut […]

Topeng Sandiwara

Tertutup oleh topeng manis yang menipu semua mata, Tak seorang pun tahu bahwa aku sedang bersandiwara. Kupendam luka hati, kusembunyikan air mata, Kurengkuh senyum palsu yang menipu dunia. Tawa yang terdengar adalah gema kesepian, Cerita bahagia hanyalah narasi rekaan. Semua yang kucipta di atas panggung kehidupan, Hanyalah sandiwara tanpa tepuk tangan. “Hidupmu nyaman ya?” mereka […]

Pesona Gulita

Di angkasa kelam tanpa kerlip bintang, Kabut malam merajut selimut kelam, Langit membisu dalam hening panjang, Mengalir bagai sungai waktu yang tergenang, Menyimpan rahasia tak terucap dalam diam. Cakrawala gelap memendam luka, Kerinduan tersembunyi dalam gulita, Tanpa setitik cahaya penunjuk arah, Hanya kehampaan yang terus membakar dada, Mencari secercah terang di kegelapan jiwa. Rembulan pun […]

Puisi Tak Berhias

Dia, pemilik sepasang mata yang selalu membuatku rindu. Tatapannya hangat bagai mentari pagi yang menyapa lembut, membuatku ingin terus beradu pandang, menyelami keindahan netra hitamnya yang sepekat malam. Suaranya begitu khas, sebuah melodi langka yang jarang kudengar. Namun anehnya, di antara ribuan suara yang bersahutan, aku selalu bisa mengenalinya. Sejak pertama kali dia menyapa, suaranya […]