
Mungkin setahun yang lalu, mimpi demi mimpi kita ukir bersama. Namun ada satu hal yang luput dari perhitungan. rencana akan tetap membeku menjadi sekadar rencana tanpa adanya usaha. Akhirnya, kita memilih usai, bahkan sebelum benar-benar memulai.
Angan yang pernah kita bangun perlahan menguap menjadi khayalan. Impian yang dulu kita dambakan kini menyusut, hanya menyisakan jejak kenangan di sepertiga malam. Aku dan kamu, yang sempat melebur menjadi ‘kita’, ternyata harus berakhir dengan takdir yang tak sama.
Mungkin perpisahan memang pilihan terbaik dari sekian banyak opsi yang terserak. Dan memilih jalan masing-masing adalah cara paling masuk akal bagi kita untuk kembali menjadi asing.
Tak banyak yang ingin kuminta saat ini. Cukup pastikan kau bahagia di setiap proses yang kau jalani. Cerita yang sudah telanjur kita lewati bersama, biarlah tersimpan rapat sebagai kenangan. Sesuatu yang layak diingat, tapi pantang untuk diulang.