Untukmu Yang Telah Pergi

Karya oleh: Atul Bogel
Dipublikasikan oleh: Perpustakaan MAN 2 Probolinggo (Admin) Estimasi waktu baca: 1 Menit Baca Karya ini telah dilihat sebanyak 33 Kali

Sebuah ilustrasi digital yang hangat dan damai, memperlihatkan seorang siswi Madrasah Aliyah berhijab sedang duduk merenung dan tersenyum lembut sambil menulis di jurnal di meja belajarnya. Cahaya senja keemasan yang hangat masuk melalui jendela besar di sampingnya, menampilkan pemandangan kampus sekolahnya yang tenang. Di meja, terdapat sebuah foto Polaroid lama dari dua teman yang sedang tertawa, segelas air, dan tanaman sukulen, menciptakan suasana nostalgia dan perenungan. Papan buletin di belakangnya penuh dengan catatan dan kenangan pribadi.

Tidak semua kenangan itu buruk. Beberapa di antaranya menyimpan cerita yang diam-diam terus hidup.

Dan kini, kilasan memori itu kembali datang. Sebuah cerita yang dulu kukira bakal punya bab lanjutan. Tapi nyatanya, hari itu justru menjadi perpisahan yang tak pernah kita ucapkan.

Kamu mungkin cuma mampir untuk mengisi beberapa episode singkat di hidupku. Tapi buatku, kehadiranmu meninggalkan tumpukan cerita yang terlalu rumit untuk diurai. Kepergianmu pun menorehkan jejak yang mustahil dihapus.

Semuanya terus berputar di kepala. Tawa kita. Tangis kita. Kini, semua itu cuma bisa kukenang. Rindu ini akhirnya hanya sanggup kutuangkan lewat tulisan. Tanpa suara. Tanpa obrolan panjang. Aku menumpahkan semuanya murni untukmu.

Untukmu yang sudah melangkah pergi. Kita mungkin tak lagi bisa bertukar cerita, apalagi berjalan beriringan mengejar mimpi yang sama. Tapi, aku masih memegang satu kepercayaan. Kelak kita akan bertemu lagi, sebagai versi terbaik dari diri kita masing-masing.

Apa tanggapan Anda?

Tinggalkan Tanggapan Anda

Alamat surel (email) Anda tidak akan dipublikasikan.