Antara Amin & Astungkara

Karya oleh: Lailil Magfiroh
Dipublikasikan oleh: Perpustakaan MAN 2 Probolinggo (Admin) Estimasi waktu baca: 1 Menit Baca Karya ini telah dilihat sebanyak 19 Kali
Ilustrasi dua remaja, laki-laki muslim dan perempuan Hindu, berdiri berdekatan di persimpangan jalan memanjatkan doa Aamiin dan Astungkara dengan damai. Di latar belakang terdapat masjid dan pura yang melambangkan kerukunan dan toleransi beragama.
Visualisasi “Tuhan Kita Beda”; Harmoni dalam doa yang mengudara. (Ilustrasi: AI/Redaksi Pena Pustaka)

Basuh wudhuku yang mendinginkan,
takkan mampu menyatu dengan percik tirtamu.
Menyatukan kita;
bagai merengkuh bayang, kemustahilan yang menyesakkan.

Tuhanmu adalah Tuhanmu,
dan Tuhanku adalah Tuhanku.

Tanganmu menangkup merapal Astungkara,
sementara tengadahku berbisik Aamiin.

Dua doa yang mengudara,
namun tak sudi bertaut di langit yang sama.
Kasih ini mungkin murni,
namun takdir kita terlalu berduri.


Apa tanggapan Anda?

Tinggalkan Tanggapan Anda

Alamat surel (email) Anda tidak akan dipublikasikan.